Pendahuluan
Bencana hidrometeorologi adalah salah satu bencana yang sering dialami oleh Negara Indonesia. Bencana hidrometeorologi seperti banjir yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh kuatnya angin barat, perubahan iklim dunia dan alih fungsi lahan yang tidak tepat. (Sularso H.S. Hengkelare et al.,2021). Desa Sakaroh, yang terletak di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, merupakan salah satu wilayah yang mengalami degradasi lahan akibat eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkontrol (alih fungsi lahan). Kondisi ini diperparah dengan pertumbuhan penduduk dan kebutuhan akan lahan produktif yang terus meningkat (Setyawan, 2020).
Berdasarkan data dari MAPID Database wilayah bahaya atau terancam banjir di Kabupaten Lombok Timur membuat pengolahan data untuk mendapatkan rekomendasi penanganan banjir menjadi lebih cepat dan efisien.
Metodologi dan Dataset
Dataset yang digunakan :
-
1.Data polygon wilayah bahaya atau terancam banjir di Kabupaten Lombok Timur
-
2.Batas administrasi Desa Sekaroh
-
3.Data Penduduk Kepadatan Penduduk, Ibadah, Hiburan dan Kesenian, Industri, Kesehatan dan Pengobatan, Makanan dan Minuman, Pariwisata, Pemerintahan, Pendidikan, Perdagangan dan Retail dan Transportasi di Desa Sekaroh
-
4.Jalan Kabupaten yang ada di Desa Sekaroh
-
5.Bangunan yang ada di Desa Sekaroh
-
6.Kontur/DEMNAS Desa Sekaroh
Metodologi/proses pemetaan :
-
1.Pengumpulan data
-
2.Melakukan Site Selection Berdasarkan Data Penduduk Kepadatan Penduduk, Ibadah, Hiburan dan Kesenian, Industri, Kesehatan dan Pengobatan, Makanan dan Minuman, Pariwisata, Pemerintahan, Pendidikan, Perdagangan dan Retail dan Transportasi di Desa Sekaroh
-
3.Melakukan Overlay terhadap Data Site Selection dengan Data Jalan Kabupaten, Bangunan, dan Kontur.
-
4.Memberikan rekomendasi terhadap area yang terkena banjir dengan memberikan data titik berisi rekomendasi penanganan dan gambar ilustrasi.
Hasil dan Pembahasan
- Berdasarkan hasil Site Selection pada Web GEOMAPID didapatkan 4 grid yang sesuai, grid nomor 4 sesuai berdasarkan Analisa Site Selection akan tetapi tidak beririsan dengan Data Banjir maka digolongkan dalam grid yang tidak sesuai
- Selain Site Selection, terlihat juga ada beberapa ruas jalan yang berpotensi terkena ancaman banjir berdasarkan Data Banjir, sehingga itu juga akan diberikan rekomendasi penanganan meskipun tidak masuk dalam hasil site selection
- Berdasarkan hasil analisa yang sudah dilakukan didapatkan data titik lokasi, rekomendasi penangan dan gambar ilustrasi seperti yang ditunjukkan pada tabel dan gambar di bawah ini :
- Rekomendasi penanganan saluran air di Analisa berdasarkan kontur Desa Sekaroh sehingga arah aliran dari saluran air yang akan dibangun bisa ditentukan seperti pada gambar di bawah ini
- Rekomendasi penanganan Check Dam bisa ditentukan posisinya karena hasil dari Analisa kontur di Desa Sekaroh
- Dan untuk rekomendasi “relokasi ke tempat yang lebih tinggi” ini di dapatkan dari Analisa kontur terhadap data banjir yang ada, dari kedua data tersebut ketinggian kontur 0 – 15 mdpl tidak boleh di tempati untuk permukiman penduduk, karena pada ketinggian tersebut memiliki bahaya dan terancam banjir, hal ini menyebabkan rekomendasi relokasi sangat cocok untuk di terapkan.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari pengolahan data yang dilakukan, didapatkan rekomendasi berupa pembangunan saluran air, cross drain/box culvert, bronjong, check dam, dan relokasi pemukiman untuk solusi jangka pendek, sedangkan untuk solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur harus membuat kebijakan untuk Desa Sekaroh agar tidak melakukan alih fungsi lahan secara masif dan tidak terkontrol agar degradasi lahan bisa diminimalisir, selain itu juga kebijakan yang ada wajib melakukan penghijauan kembali untuk di daerah tersebut agar curah hujan yang tinggi tidak lagi menyebabkan bahaya atau ancaman banjir akibat limpasan atau run off.
Daftar Rujukan
Sularso, H.S. Hengkelare., Octavianus, H.A. Rogi., Suryono., 2021. MITIGASI RISIKO BENCANA BANJIR DI MANADO. Jurnal Spasial, Vol. 8. No. 2.
Saimah, W., & Sarjan, M. (2024). Keseimbangan Antara Penggunaan Dan Pelestarian Tanah: Degradasi Lahan di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 4(3). 176-184.
Setyawan, A., (2020). Dampak Degradasi Lahan terhadap Lingkungan di Wilayah Tropis. Jurnal Ekologi Tropis, 45(3), 145-159.